Featured Post

Beberapa Negara Memperketat Pemakaian Uang Kripto

 Beberapa negara memperketat pemakai uang kripto

Alobosku.net - Sejumlah negara mulai memberikan aturan ketat terkait penggunaan mata uang kripto sebagai alat prmbayaran dan investasi antara lain China dan Amerika Serikat.

Melihat hal ini CEO Indodax Oscar Dermawan menegaskan, bila oeraturan yang sudah dikeluarkan China telah ada sejak 2017.

Oscar juga menyebutkan China memiliki mata uang kriptonya sendiri dan individu diperolehkan memiliki aset ini. tak hanya itu negeri tirai bambu ini juga tidak membenarkan pengelolaan mata uang kripto oleh pihak bank.

Setiap negara memiliki kebijakannya masing - masing, karena pusat jual beli bitcoin di indonesia ini memaklumi segala peraturan yang telah ditetapkan.


Oscar juga menegaskan, teknologi blockchain masih akan digunakan dan dibutuhkan diseluruh dunia sehingga penggunaan aset kripto juga msih akan menjadi pilihan. departemen keuangan Amerika Serikat mengumumkan mrngambil langkah - langkah untuk mengambil dan menindak pasar dan transaksi uang keripto.

setelah itu departemen keuangan Amerika Serikat mengatakan menstransfer senilai USD 10.000 sekitar Rp. 143,77 juta. Ansumsi kurs Rp. 14.367 per dolar AS atau lebih dilaporkan ke international revenue service (IRS)

Mata uang virtual tidak dapat diguakan di pasar china karena bukan mata uang nyata, menurut akun Wechat resmi PBOC lembaga keuangan dan pembayaran tidak diizinkan untuk memeberi harga produk atau layanan dengan mata uang virtual.

Nah, tadi adalah penjelasan mengenai Beberapa negara memperketat pemakaian uang kripto, semoga pembahasan kali ini dapat bermanfaat untuk sobat sekalian dan sampai bertemu kembali di pertemuan berikutnya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil PT. Indodax Nasional Indonesia atau sering di sebut dengan INDODAX

TERANG - TERANGAN ELON MUSK DUKUNG DOGECOIN

HARGA BITCOIN KEMBALI TEMBUS USD 40.000 (570 juta) untuk satu bulan terakhir ini